Objek Kegiatan: Ember dan Pasir Diangkut dari Sungai ke Lokasi Jembatan Gantung di Bone
BONE – Ember demi ember berisi pasir berpindah tangan dari sungai menuju lokasi pembangunan jembatan gantung; di antara deretan warga dan personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone terlihat anak-anak ikut melangkah sambil membawa ember kecil di atas kepala.
Pemandangan sederhana itu menyimpan makna mendalam. Pembangunan jembatan gantung penghubung Dusun Patukku dan Dusun Lemo bukan hanya dikerjakan oleh prajurit TNI, tetapi menjadi pekerjaan bersama seluruh warga desa, Jumat (17/7).
Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD membaur bersama masyarakat melansir material pasir sebagai bahan pembangunan jembatan sepanjang 52 meter dan lebar 1,50 meter yang kelak menjadi akses utama masyarakat.
Komandan SSK TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone, Letda Inf Rahman, menegaskan bahwa kekuatan TMMD terletak pada kebersamaan.
“TMMD tidak hanya membangun jembatan, tetapi juga mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. Ketika semua bergotong royong, pekerjaan seberat apa pun akan terasa ringan,” ungkapnya.
Bagi warga, kehadiran anak-anak yang ikut membantu menjadi penyemangat tersendiri. Mereka menyaksikan secara langsung bagaimana nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong diwariskan sejak usia dini.
Melalui TMMD Ke-129, pembangunan fisik berjalan seiring dengan tumbuhnya semangat persatuan yang menjadi fondasi kuat dalam membangun desa.(Red/Ns).
