Sinergi Prajurit dan Warga Jadi Modal Awal TMMD di Desa Parangjoro
SUKOHARJO – Bagi Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo, membangun desa tidak selalu diawali dengan ayunan cangkul atau adukan semen; di Desa Parangjoro pembangunan diawali melalui sapaan hangat dan komunikasi akrab antara prajurit dengan warga.
Sejak pagi hari, Jumat (24/7), anggota Satgas membaur bersama masyarakat sebelum memasuki lokasi pekerjaan. Gelak tawa, obrolan ringan, dan saling menyemangati menjadi gambaran kuat bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, melainkan ruang untuk mempererat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat.
Kedekatan tersebut menghadirkan suasana kerja yang lebih harmonis. Warga merasa dilibatkan, sementara anggota Satgas memperoleh dukungan penuh dari masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan.
Menurut warga setempat, Suyatno, kehadiran TMMD memberikan kesan yang berbeda karena para prajurit mampu menjalin hubungan kekeluargaan dengan masyarakat.
“Kami merasa nyaman bekerja bersama bapak-bapak TNI. Mereka mudah bergaul dan selalu menghargai warga. Semoga kebersamaan ini terus terjaga hingga kegiatan TMMD selesai,” katanya.
Dengan Kebersamaan yang tumbuh dari komunikasi sehari-hari, TMMD Reguler ke-129 menjadi bukti bahwa pembangunan yang berhasil lahir dari kerja sama, kepedulian, dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.(Rrd).
